Pages

Subscribe:

Label

Sabtu, 15 Oktober 2011

PENGERTIAN DATABASE RELATIONAL, MULTIDIMENSIONAL DATABASE, DATA WAREHOUSE, OLTP, DATA MINING DAN ETL

Tugas_Pengantar Teknologi Informasi 03_IMAM SAFI'I_SIO211
NIM : 11410100083
Dosen :Bapak Chayadi
 
Pengertian Database Relasional
Sebuah database relasional terdiri dari koleksi dari tabel-tabel, yang masing-masing diberikan nama yang unik. Sebuah baris dalam tabel merepresentasikan sebuah keterhubungan/relationship dari beberapa nilai yang ada.
Contoh tabel dan keterhubungannya :


Kelebihan Model Relasional
Model Relasional merupakan model data yang paling banyak digunakan saat ini. Hal ini disebabkan oleh bentuknya yang sederhana dibandingkan dengan model jaringan/network atau model hirarki. Bentuk yang sederhana ini membuat pekerjaan seorang programmer menjadi lebih mudah, yaitu dalam melakukan berbagai operasi data (query, insert, update, delete, dan lainnya).



Pengertian Multidimensional Database
Multidimensional database merupakan kumpulan data yang sangat besar, digunakan untuk menganalisa yang orientasinya kepada pembuatan keputusan. Dengan dirancangnya multidimensional database dapat mengintegrasikan sistem data pelaporan, mempercepat proses pelaporan dan mempermudah penyusunan data laporan pendukung pengambilan keputusan.

Pengertian DataWarehouse
Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.
Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.
Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehouse memisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.
Jadi, data warehouse merupakan metode dalam perancangan database, yang menunjang DSS(Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, tapi perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan pada data warehouse normalisasi bukanlah cara yang terbaik.
Dari definisi-definisi yang dijelaskan tadi, dapat disimpulkan data warehouse adalah database yang saling bereaksi yang dapat digunakan untuk query dan analisisis, bersifat orientasi subjek, terintegrasi, time-variant,tidak berubah yang digunakan untuk membantu para pengambil keputusan.

Pengertian Online Transaction Processing (OLTP)
Online Transaction Processing atau yang sering disebut dengan OLTP adalah system yang berorientasi proses yang memproses suatu transaksi secara langsung (insert,update,delete) melalui komputer yang terhubung dalam jaringan [Nandang, 2004] Seperti misalanya kasir pada sebuah super market yang menggunakan mesin dalam proses transaksinya.
Pengertian Data Mining
Data Mining adalah Serangkaian proses untuk menggali nilai tambah berupa informasi yang selama ini tidak diketahui secara manual dari suatu basisdata dengan melakukan penggalian pola-pola dari data dengan tujuan untuk memanipulasi data menjadi informasi yang lebih berharga yang diperoleh dengan cara mengekstraksi dan mengenali pola yang penting atau menarik dari data yang terdapat dalam basisdata.
Data mining biasa juga dikenal nama lain seperti : Knowledge discovery (mining) in databases (KDD), ekstraksi pengetahuan (knowledge extraction) Analisa data/pola dan kecerdasan bisnis (business intelligence) dan merupakan alat yang penting untuk memanipulasi data untuk penyajian informasi sesuai kebutuhan user
Pengertian ETL (Extract, Transformation and Load)
ETL (Extract, Transformation and Load), Extract berarti proses pengambilan data dari sumber data,proses pengambilan data ini tidak mengambil keseluruhan data yang ada di database operasional, melainkan hanya mengambil data-data matang saja. Transform berarti mengubah struktur Database tersebut ke dalam bentuk standart, mengingat data-data yang diambil berasal dari sumber berbeda yang kemungkinan memiliki standarisasi yang berbeda pula. Standarisasi diperlukan untuk nantinya memudahkan pembuatan laporan. Load sendiri adalah proses mengirimkan data yang telah menjalani proses transformasi ke repository(gudang data) akhir.

1 komentar:

Diny Fahmila mengatakan...

Kita juga punya nih artikel mengenai Data Flow Diagram, silahkan dikunjungi dan dibaca, berikut http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1359/1/50407997.pdf
Terimakasih

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...